Usir Bad Mood dengan Vitamin C



Dalam kehidupan sehari-hari Anda tentu pernah merasakan bad mood atau perasaan kurang bersemangat. Lalu lintas yang padat, pekerjaan yang menumpuk, dan segudang masalah dengan kehidupan sosial adalah faktor yang dapat mempengaruhi mood Anda.

Agar Anda tidak berlama-lama dengan bad mood yang dapat mengganggu produktivitas Anda, sebaiknya segera temukan solusi yang tepat untuk mengatasi bad mood Anda. Apa solusinya? Mengonsumsi vitamin C salah satunya.

Sebuah penelitian klinis yang dilakukan di Montreal menemukan bahwa menyertakan suplementasi vitamin C pada diet memiliki manfaat untuk meningkatkan mood pada pasien yang dirawat di rumah sakit akibat penyakit akut.

Bahkan, WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia mencatat bahwa 30-50% pasien rawat inap di rumah sakit mengalami malnutrisi atau ketidakseimbangan zat gizi, dalam hal ini kekurangan zat gizi, baik itu energi, protein maupun vitamin dan mineral. Untuk itu, suplemen atau tambahan nutrisi selain makanan dalam diet sehari-hari sangat dibutuhkan.

Bagaimana Vitamin C Mempengaruhi Mood Anda?

Selain pengaruh positif vitamin C pada perbaikan mood ini dibuktikan melalui penelitian di atas, vitamin C juga membantu memperbaiki mood dengan cara mengurangi stres. Ketika stres, tubuh akan memproduksi radikal bebas dalam jumlah besar dibandingkan biasanya.

Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat yang mampu menangkal radikal bebas dengan efektif. Selain membantu Anda mengurangi stres, vitamin C dalam tubuh yang cukup juga membantu mengembalikan tekanan darah dan kortisol ke tingkat normal.

Untuk meningkatkan mood Anda dengan segera, konsumsilah buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, stroberi, buah kiwi, atau gunakan vitamin C dalam bentuk tablet kunyah untuk memperbaiki mood Anda kapan saja dan di mana saja.

Selain mendapatkan vitamin C, anda juga bisa mengasup vitamin B, D, dan E untuk memperbaiki mood Anda. Semua vitamin ini bisa Anda dapatkan dalam makanan ataupun dalam bentuk suplementasi.

Oleh karena itu, cukupi kebutuhan vitamin Anda mulai hari ini dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh dan mood Anda.

Thanks to VEMALE

Jenis Cokelat Yang Terbaik Untuk Tubuh


Kabar tentang manfaat dan kelebihan cokelat tentu sudah tidak asing di telinga kita. Namun, tak jarang pula yang bilang bahwa terlalu banyak mengonsumsi cokelat bisa menyebabkan jerawat. Manakah yang benar?

Dikatakan oleh Andrea Giancoli R.D, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, seperti dilansir oleh Shine, bahwa sebenarnya cokelat memang lebih banyak manfaatnya. Selain membantu melindungi jantung serta memperbaiki mood, antioksidan dalam cokelat baik untuk kecantikan kulit. Namun tidak semua jenis cokelat memiliki manfaat besar tersebut.

Lantas, cokelat mana yang terbaik untuk tubuh?

Milk Chocolate

Cokelat jenis ini mengandung lebih sedikit flavanoid dan lebih banyak susu. Biasanya cacao di dalamnya hanya 40% jumlahnya, sisanya adalah susu, buah-buahan yang dikeringkan atau aneka kacang-kacangan.

Rasanya jelas manis, dan paling disukai banyak orang. Namun, perlu dipertimbangkan juga, jumlah susunya jauh lebih banyak ketimbang cokelatnya, sehingga jumlah lemak lebih banyak.

TIPS :

Jika memang Anda adalah penggemar milk chocolate, pilih yang kadar cacaonya cukup tinggi. Jangan menghabiskannya dalam sehari.

White Chocolate

Cokelat jenis ini sebenarnya sama sekali tidak mengandung cacao. Demikian pula nutrisinya, paling sedikit di antara jenis cokelat lainnya. Manfaat yang dapat dinikmati dari cokelat putih adalah kalsium yang ada di dalamnya. Sisanya hanya rasa manis, serta rasa susu yang nikmat.

TIPS :

Takut gemuk? Cokelat jenis ini adalah yang harus dicoret dari daftar belanja Anda. Pilih saja cokelat dengan kadar cacao yang tinggi, ketimbang hanya gula saja.

Dark Chocolate

Nah, sudah jelas, cokelat ini kandungan cacaonya tinggi. Dan di pasaran, ada beragam tingkatan kandungan cacao. Masing-masing merek biasanya berbeda. Ada yang hingga 50%, ada yang 60% bahkan ada yang 85% dan tentu rasanya pahit.

Cokelat jenis ini flavanoidnya paling tinggi di antara jenis cokelat lainnya. Nutrisi dan manfaatnya juga otomatis lebih tinggi. Dark chocolate, ideal untuk menjadi teman Anda saat berdiet.

TIPS :

Gunakan dark chocolate untuk lembuat kue, atau bahan makanan lain saat diet. Sesekali, hal ini boleh lho dilakukan, ketimbang Anda mengonsumsi sirup yang jauh lebih banyak gula dan tak ada nutrisinya.

Thanks to VEMALE

Ukur Tingkat Workaholic Anda di Sini!


Pekerja keras dan pantang menyerah untuk membangun karir bukan hal yang salah, bahkan sangat dianjurkan bila passion Anda memang di sana. Sayangnya, ada beberapa orang yang terlalu gila kerja (terkenal dengan istilah workaholhc), sehingga seolah hidupnya habis hanya untuk bekerja dan melupakan kesehatan diri sendiri dan jarang merespon kehadiran orang-orang di sekelilingnya.

Apakah Anda merasa sebagai workaholic atau bahkan tidak sadar bahwa Anda sedang terjangkiti virus workaholic? Mari ukur seberapa parah tingkat workaholic Anda memakai Bergen Work Addiction Scale. 

"Dengan menguji diri terhadap skala, seorang pegawai dapat menentukan derajat mereka terhadap kecanduan kerja, seperti  tidak kecanduan, agak kecanduan atau gila kerja (workaholic)," kata pemimpin peneliti Cecilie Schou Andreassen dari Fakultas Psikologi dari University of Bergen Andreassen, seperti dilansir newsmaxhealth.

Ambil selembar kertas dan silahkan jawab pertanyaan ini mengenai kebiasaan kerja dengan skala:

  • Tidak pernah
  • Jarang
  • Kadang-Kadang
  • Sering
  • Selalu

Pertanyaan:
  1. Anda selalu memikirkan bahwa Anda seharusnya memiliki lebih banyak waktu untuk bekerja.
  2. Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada yang seharusnya.
  3. Anda bekerja untuk mengurangi rasa bersalah, tak berdaya, cemas dan depresi.
  4. Banyak orang yang memberitahu Anda untuk mengurangi ritme kerja, tetapi Anda tidak mendengarkan mereka.
  5. Anda stres jika dilarang bekerja
  6. Anda mulai meninggalkan hobi, aktivitas untuk bersantai/rekreasi dan olahraga karena pekerjaan Anda.
  7. Terlalu banyak pekerjaan yang harus Anda tangani, sehingga berakibat negatif pada kesehatan Anda.

Menurut para peneliti, jika Anda menjawab sering atau selalu setidaknya pada empat pertanyaan di atas, Anda dalam zona bahaya.

"Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kecanduan kerja telah dikaitkan dengan insomnia, masalah kesehatan, kelelahan, dan stres, serta menciptakan konflik antara rekan kerja dan kehidupan keluarga," kata Schou Andreassen dalam sebuah pernyataan.

Efek bagi kesehatan tak main-main bagi mereka yang workaholic. Selain menderita tingginya tingkat depresi, kecemasan, dan gejala psikosomatis seperti sakit perut dan sakit kepala adalah langganan mereka. Yang mengkhawatirkan, para workaholic adalah kandidat utama untuk penyakit jantung, menurut penelitian.

Pencapaian berupa karir yang sukses dan mengerjakan pekerjaan dengan baik memang tak dilarang, dan sebagai rasa terima kasih, sudah selayaknya tubuh Anda juga diberi kemanjaan dan perhatian. Tidur cukup, makan tepat waktu dengan nutrisi yang sehat, olahraga dan berlibur sudah sepantasnya Anda berikan pada tubuh Anda. Apa gunanya karir cemerlang tetapi kesehatan Anda berada pada kondisi mengkhawatirkan? Dan jangan lupa, di sela-sela tumpukan pekerjaan Anda, pasti ada orang-orang yang rindu atau mendoakan Anda setiap saat, tak ada salahnya menghubungi atau mengunjungi mereka bukan?


Thanks to VEMALE

Rahasia Sukses Menjaga Berat Badan Anak



Kegemukan dan obesitas tak lagi menjadi hal yang menakutkan bagi orang dewasa, masalah ini juga menjadi hal yang menakutkan bagi anak-anak. Walaupun dalam masyarakat kita masih melekat pendapat bahwa anak yang gemuk itu sehat, hal itu tidaklah benar. Anak-anak seharusnya memiliki berat badan yang ideal sesuai dengan usia dan  tinggi badannya. Dalam usia dini, penyakit 'orang tua' seperti penyakit jantung, stroke, diabetes dan lain sebagainya juga dapat terjadi pada anak akibat berat badan berlebih.

Lalu bagaimana agar anak-anak selalu memiliki berat badan yang ideal? Anak akan meniru orangtuanya, maka kunci sukses untuk anak memiliki berat badan yang ideal adalah berat badan Anda! Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Obesity seperti dilansir Newsmaxhealthmenunjukkan bahwa berat badan orang tua adalah faktor yang paling berpengaruh dan menjadi kunci sukses agar anak bisa menurunkan berat badannya dan mendapatkan berat badan ideal yang sehat.

"Orang tua adalah orang xang paling signifikan dalam lingkungan anak, mereka berperan sebagai pembimbing pertama dan paling penting untuk anak," ujar Kerri Boutelle, salah satu peneliti dari University of California, San Diego. "Orang tua memainkan peran penting dalam setiap program penurunan berat badan anak-anak, dan penelitian ini menegaskan pentingnya perilaku orang tua dalam membangun pola makan yang sehat serta disiplin olahraga untuk anak-anak mereka,"

Penelitian ini dilakukan pada 142 keluarga yang memiliki anak usia 8 hingga 12 tahun yang memiliki masalah kelebihan berat badan dan obesitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai contoh yang bisa membuat anak-anak dengan mudah mendapatkan berat badan ideal yang lebih sehat. Orang tua terbukti menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak mereka sendiri, terutama pada pemilihan menu makanan dan kegiatan fisik seperti olahraga.

Jika Anda memiliki anak yang memiliki berat badan berlebih dan menginginkan berat badan yang ideal untuk mereka, coba perhatikan terlebih dahulu berat badan Anda. Selain itu, hal lain yang harus Anda perhatikan untuk menjaga berat badan anak adalah pengaruh dari sekolah, pengaruh teman-teman bermain anak, kebijakan pemerintah, produksi pangan dan iklan yang menawarkan berbagai makanan anak yang tinggi kalori.

Thanks to VEMALE

Remaja Galau Mudah Mengalami Gangguan Jiwa


Galau, mungkin Anda masih asing dengan kata-kata tersebut. Galau bahasa gaul untuk menggambarkan sebuah kondisi di mana seseorang merasa murung, sedih, bingung dan biasanya terjadi pada remaja yang sedang melalui masa pencarian jati diri. Walaupun tidak menutup kemungkinan sering dialami oleh orang dewasa.



Remaja yang terlalu sering galau dapat  terkena gangguan bipolar.  Bipolar adalah gangguan jiwa  yang  terjadi secara  berulang-ulang dalam rentan waktu yang lama dan berlangsung selama seumur hidup. Gangguan ini ditandai dengan gejala-gejala perubahan alam perasaan.


"Remaja yang dikenal sedang mengalami masa-masa galau, memang sangat mudah terserang depresi," ujar Kepala Departemen Psikiatri RSCM, Dr A. A. Ayu Agung Kusumawardhani, SpKJ(K). Agung mengatakan hal itu saat menjadi pembicara dalam seminar media yang bertema 'Gangguan Bipolar: Dapatkah Dikendalikan', di Jakarta seperti dilansir Antara.

"Kita harus lihat apakah itu hanya berupa penyesuaian diri pada keadaan atau kah sudah merupakan episode depresi," kata Agung. Episode depresi terjadi pada orang yang mengidap masa depresi setiap hari dengan minimum waktu dua minggu.

"Hal ini dapat terlihat dari perilakunya, yang tidak mau bertemu dengan orang-orang, pesimistik, memikirkan sesuatu yang nihilistik, maka kemungkinan untuk dapat terpicu bipolar 30 persen," ujar Agung.

Ketua Seksi Bipolar Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr.Handoko Daeng, SpKJ(K), yang turut hadir dalam seminar tersebut menjelaskan bahwa antara depresi reaktif dan depresi bipolar itu harus dibedakan dengan beberapa tes tertentu.

"Jenis depresi yang berbeda, karena setiap orang pasti dapat merasakan sedih dan pesimis. Namun bila itu terjadi terus menerus atau disebut sebagai episode depresi , maka perlu dikhawatirkan," ujar Daeng.

Gangguan Bipolar kerap kali menimbulkan ide untuk bunuh diri pada penderitanya, bahkan angka bunuh diri bekisar 0,4 persen per tahun pada laki-laki dan perempuan yang terdiagnosis bipolar. Tindakan bunuh diri seringkali terjadi saat awal sakit dan berhubungan dengan episode depresi berat dan fase disforik agitatif khususnya setelah episode depresi berat berulang, ujar Agung.


Dengan demikian, akan lebih baik jika Anda selalu mengawasi emosi putra putri Anda yang sedang dalam masa remaja. Perhatian dan kasih sayang Anda dapat membantu mereka melewati masa-masa paling rawan dalam hidup mereka.

Thanks to VEMALE